Per Desember 2017, TELKOM telah melakukan perubahan konfigurasi dengan mengaktifkan filter port Telnet (23) dengan diikuti penggantian password admin-nya.
Hal tsb menyebabkan sistem monitoring menggunakan Cacti yang pernah dimuat dalam blog ini tidak dapat digunakan. Artinya, sekarang kita tidak dapat lagi memantau penggunaan bandwidth Speedy/Indihome yang kita digunakan.
Pada gambar dibawah terlihat port Telnet yang difilter.
Dibawah ini perbandingan menu ZTE F660 sebelum dan sesudah dilakukan filtering.
Terlihat, sejak filter diaktifkan ada menu yang 'hilang' yakni : Service Control.
Hal ini membuat kita tidak dapat mengakses telnet service pada perangkat tsb.
Terima Kasih sudah mampir.
Showing posts with label Speedy. Show all posts
Showing posts with label Speedy. Show all posts
Sunday, February 18, 2018
Tuesday, March 17, 2015
Pengalaman pindah layanan dari Speedy (ADSL) menjadi Indihome (FO)
Setelah Telkom memindahkan layanan Talkom Speedy (ADSL) menjadi Indihome (FO) satu hal yang tidak terlupakan untuk saya lakukan : Cek Kemampuan Jaringan
Berikut ini hasil test speed semalam dengan menggunakan Internet Explorer dan Firefox :
Berikut ini hasil test speed semalam dengan menggunakan Internet Explorer dan Firefox :
| Test 1 |
| Test 2 |
Wednesday, March 11, 2015
Pengalaman dengan Speedy
Setelah nyaman menikmati layanan speedy - khususnya terkait TVoD-nya, modem mulai bermasalah. Modem (ZTE ZXV10W300) sulit dinyalakan bila sudah mati - hanya lampu merah yang berkedi-kedip. Hal ini biasanya terjadi setelah listrik padam.
Tanggal 6 Jun 2014 - sekitar 21:13 WIB, dimulai dengan memberikan informasi ke call center 147 diterima oleh Wibi (?) bahwa modem sulit dinyalakan bila habis mati mohon dapat dilakukan penggantian modem.
Biasanya saya hanya menghubungi Telkom 147 lagi untuk melaporkannya bila terjadi kembali, karena modem masih dapat digunakan meskipun sulit dinyalakan, perlu 5-10 menit untuk menyalakannya.
Tanggal 24 Jan 2015 - 10:15 WIB , modem kembali sulit 'dibangunkan dari tidurnya' setelah listrik padam. Modem baru bisa dinyalakan setelah 2 jam tombol power dinyala-matikan. Kali ini saya melaporkannya melalui twitter @TelkomCare dengan No Tiket 1003599xxx yang saya peroleh melalui Telkom 147.
Tanggal 6 Feb 2015 - 18:42WIB, karena belum ada respon dari Telkom saya kembali mengingatkan melalui @TelkomCare agar modem dapat diganti.
Tanggal 10 Feb 2015 - sekitar 9:00WIB, saya kembali menghubungi Telkom 147 karena kali ini modem 'tidak bisa' dinyalakan. Saat menanyakan status Tiket No 1003599xxx dijawab oleh ibu Vitra (petugas Call Center) bahwa Tiket sudah closed - kasus dianggap sudah diselesaikan. Tidak dimengerti mengapa Tiket bisa di-closed padahal sudah dingatkan sebelumnya bahwa masalah belum diselesaikan.
Ketika Tiket minta dibuka kembali dijawab tidak bisa sehingga harus dibuatkan tiket baru 1003758xxx, artinya dianggap masalah baru.
Tanggal 10 Feb 2015 - 12:30WIB, saya menyampaikan keluhan melalui @TelkomCare dan menanyakan waktu untuk penyelesaian masalah tsb. Seperti biasa, dijawab 'maaf atas ketidaknyamanannya', 'mohon bersabar' ...
Sambil menunggu respon dari Telkom, saya coba mencari solusi sendiri.
Setelah dicoba-coba, ternyata masalah timbul karena adaptor yang bermasalah. Hal ini saya ketahui setelah mencoba mengganti dengan adaptor yang pernah dibeli di salah satu supermarket dekat rumah.
Hal tsb saya sampaikan ke @TelkomCare pada pukul 17:57WIB di hari yang sama. Dengan harapan penggantian Adaptor dapat lebih cepat daripada penggantian modem. Sambil mengingatkan agar Tiket tidak di-close dahulu (karena modem hidup TIDAK dengan Adaptor yang semestinya).
Tanggal 9 Mar 2015 - 10.08 WIB, kembali saya mengingatkan melalui @TelkomCare agar Adaptor dapat segera diganti karena khawatir modem jadi bermasalah.
Tanggal 10 Mar 2015 - sekitar 16:00WIB, saat di kantor, saya mendapat telpon dari rumah bahwa ada 5 orang petugas Telkom akan 'mengganti modem'. Mengingat belakangan ini banyak terjadi kejahatan di rumah, saya jadi curiga karena untuk mengganti modem tidak dibutuhkan 5 orang.
Setelah ditanyakan lebih lanjut, ternyata bukan hanya modem yang diganti - jaringan yang digunakan juga akan diganti dengan FO. Alias layanan Speedy 'diganti' dengan layanan IndiHome yang sedang digalakkan di lingkungan kami.
Singkat cerita istalasi dapat diselesaikan sekitar 2 jam dan sejak saat itu layanan Speedy melalui ADSL diganti dengan layanan IndiHome yang full FO hingga masuk rumah. Tentu saja modem yang digunakan sebelumnya (ZXV10W300) harus diganti dengan modem baru yang mendukung FO (ZTE-F660).
Sedangkan untuk nomor telpon saat ini masih tetap menggunakan kabel tembaga yang digunakan untuk layanan ADSL sebelumnya.
Pesan moralnya : HARUS SABAR - Jangan putus asa untuk melaporkan dan menanyakan kembali.
Dan tidak lupa :
Terima Kasih atas segala usaha yang telah dilakukan oleh 'kakak-kakak' di @TelkomCare yang sudah membantu sehingga proses perbaikan ini dapat dilakukan.
Tanggal 6 Jun 2014 - sekitar 21:13 WIB, dimulai dengan memberikan informasi ke call center 147 diterima oleh Wibi (?) bahwa modem sulit dinyalakan bila habis mati mohon dapat dilakukan penggantian modem.
Biasanya saya hanya menghubungi Telkom 147 lagi untuk melaporkannya bila terjadi kembali, karena modem masih dapat digunakan meskipun sulit dinyalakan, perlu 5-10 menit untuk menyalakannya.
Tanggal 24 Jan 2015 - 10:15 WIB , modem kembali sulit 'dibangunkan dari tidurnya' setelah listrik padam. Modem baru bisa dinyalakan setelah 2 jam tombol power dinyala-matikan. Kali ini saya melaporkannya melalui twitter @TelkomCare dengan No Tiket 1003599xxx yang saya peroleh melalui Telkom 147.
Tanggal 6 Feb 2015 - 18:42WIB, karena belum ada respon dari Telkom saya kembali mengingatkan melalui @TelkomCare agar modem dapat diganti.
Tanggal 10 Feb 2015 - sekitar 9:00WIB, saya kembali menghubungi Telkom 147 karena kali ini modem 'tidak bisa' dinyalakan. Saat menanyakan status Tiket No 1003599xxx dijawab oleh ibu Vitra (petugas Call Center) bahwa Tiket sudah closed - kasus dianggap sudah diselesaikan. Tidak dimengerti mengapa Tiket bisa di-closed padahal sudah dingatkan sebelumnya bahwa masalah belum diselesaikan.
Ketika Tiket minta dibuka kembali dijawab tidak bisa sehingga harus dibuatkan tiket baru 1003758xxx, artinya dianggap masalah baru.
Tanggal 10 Feb 2015 - 12:30WIB, saya menyampaikan keluhan melalui @TelkomCare dan menanyakan waktu untuk penyelesaian masalah tsb. Seperti biasa, dijawab 'maaf atas ketidaknyamanannya', 'mohon bersabar' ...
Sambil menunggu respon dari Telkom, saya coba mencari solusi sendiri.
Setelah dicoba-coba, ternyata masalah timbul karena adaptor yang bermasalah. Hal ini saya ketahui setelah mencoba mengganti dengan adaptor yang pernah dibeli di salah satu supermarket dekat rumah.
Hal tsb saya sampaikan ke @TelkomCare pada pukul 17:57WIB di hari yang sama. Dengan harapan penggantian Adaptor dapat lebih cepat daripada penggantian modem. Sambil mengingatkan agar Tiket tidak di-close dahulu (karena modem hidup TIDAK dengan Adaptor yang semestinya).
Tanggal 9 Mar 2015 - 10.08 WIB, kembali saya mengingatkan melalui @TelkomCare agar Adaptor dapat segera diganti karena khawatir modem jadi bermasalah.
Tanggal 10 Mar 2015 - sekitar 16:00WIB, saat di kantor, saya mendapat telpon dari rumah bahwa ada 5 orang petugas Telkom akan 'mengganti modem'. Mengingat belakangan ini banyak terjadi kejahatan di rumah, saya jadi curiga karena untuk mengganti modem tidak dibutuhkan 5 orang.
Setelah ditanyakan lebih lanjut, ternyata bukan hanya modem yang diganti - jaringan yang digunakan juga akan diganti dengan FO. Alias layanan Speedy 'diganti' dengan layanan IndiHome yang sedang digalakkan di lingkungan kami.
Singkat cerita istalasi dapat diselesaikan sekitar 2 jam dan sejak saat itu layanan Speedy melalui ADSL diganti dengan layanan IndiHome yang full FO hingga masuk rumah. Tentu saja modem yang digunakan sebelumnya (ZXV10W300) harus diganti dengan modem baru yang mendukung FO (ZTE-F660).
Sedangkan untuk nomor telpon saat ini masih tetap menggunakan kabel tembaga yang digunakan untuk layanan ADSL sebelumnya.
Pesan moralnya : HARUS SABAR - Jangan putus asa untuk melaporkan dan menanyakan kembali.
Dan tidak lupa :
Terima Kasih atas segala usaha yang telah dilakukan oleh 'kakak-kakak' di @TelkomCare yang sudah membantu sehingga proses perbaikan ini dapat dilakukan.
Wednesday, February 6, 2013
Speedy memblokir akses ke www.noip.com
Per malam ini akses melalui jaringan speedy (yang saya gunakan) ke www.noip.com telah di blokir dengan alasan mengandung unsur Pornografi, Judi, Phising, SARA atau PROXY.
Update :
Per 14 Feb 2013 - 20:15WIB*), www.noip.com sudah dapat diakses kembali - Terima Kasih Telkom...
*) online pertama pada tgl tsb.
Tuesday, February 5, 2013
Membangun Web Server pada jaringan Speedy
Memanfaatkan layanan speedy, saya mencoba untuk membuat web server dengan menggunakan free DDNS (Dynamic DNS).
Berikut ini hal-hal yang mendasari langkah saya selanjutnya:
2. Memanfaatkan fasilitas/menu Forwarding-DMZ sbb :
3. Saya memilih menggunakan fasilitas dari No-IP karena tersedianya fasilitas update IP secara otomatis dengan menggunakan software gratis yang disediakan : Dynamic Update Client (DUC).
Jadilah web server saya yang dapat diakses melalui URL : http://wjnotes.zapto.org
Berikut ini hal-hal yang mendasari langkah saya selanjutnya:
- Target konfigurasi dengan se-sedikit mungkin mengubah konfigurasi pada modem WiFi yang telah dilakukan oleh teknisi Telkom.
- Memanfaatkan Wireless Router yang sudah ada/digunakan sebelumnya.
- Memilih DDNS yang menyediakan fasilitas untuk melakukan update current IP secara otomatis agar web server dapat diakses setiap saat.
Langkah yang saya lakukan :
1. Satu perubahan pada modem WiFi melalui menu Advance Setup - Firewall sbb :2. Memanfaatkan fasilitas/menu Forwarding-DMZ sbb :
3. Saya memilih menggunakan fasilitas dari No-IP karena tersedianya fasilitas update IP secara otomatis dengan menggunakan software gratis yang disediakan : Dynamic Update Client (DUC).
Saturday, February 2, 2013
Denda pada tagihan pertama...hik...
Semalam layanan internet speedy saya diputus (tetapi tidak termasuk layanan Groovia) disebabkan 'belum bayar'. Saat dilakukan pembayaran, dikenakan denda karena terlambat bayar.
Agar tidak terjadi pada pengunjung setia blog ini, berikut ini saya bagikan pengalaman yang saya alami.
Tagihan pertama Speedy jatuh tempo tepat dua bulan (karena ada gratis pada bulan pertama) setelah tanggal Berita Aktifasi. Saran saya : Catat pada kalender anda.
Tagihan pertama Speedy tidak akan muncul dimanapun, termasuk tidak muncul dalam tagihan bulanan telpon. Sehingga meskipun pembayaran tagihan telpon dilakukan tepat waktu, tetap saja biaya berlangganan tidak terbayar.
Tagihan pertama Speedy tidak bisa dibayar melalui ATM,Alfamart maupun eBanking.
Tagihan pertama Speedy hanya dapat dilakukan di Plasa Telkom !
Dan denda sudah tertera karena jatuh temponya berbeda dengan tagihan telpon .... hik..
Dan denda sudah tertera karena jatuh temponya berbeda dengan tagihan telpon .... hik..
Semoga informasi ini dapat membantu.
Sunday, December 2, 2012
Speedy WiFi dan Groovia Set Top Box
Pada kesempatan ini saya ingin mengulas sedikit mengenai layanan Groovia yang menjadi satu paket dengan layanan Speedy.
Layanan Speedy datang dengan perangkat WiFi ZTE ZXV10W300 Series (posisi di atas).
Sedangkan Groovia datang dengan perangkat IP Set Top Box ZTE ZXV10 B600 V4C (posisi di bawah).
Konfigurasi pemasangan sbb :
Sesuai yang tertulis pada media promosi, Groovia hadir dengan 27 channel sebagai Free Welcome Pack yang dapat dilihat pada : http://groovia.tv/promotions/
27 channel tsb terdiri dari : 17 local channel dan 10 international channel
17 local channel semuanya bisa dinikmati, sedangkan 10 international channel yang didominasi oleh news channel juga dapat dinikmati kecuali Fashion TV. Alhasil international channel yang dapat dinikmati semuanya adalah kanal berita. :-(
Saat mengakses menu yang ada, tersedia menu Trial 1M yang saya kira adalah menu gratis sebulan pertama. Jangan 'GR' dahulu ...
Salah satu keunggulan Groovia dibanding dengan layanan TV berlangganan lain adalah TV on Demand (TVoD). Dimana kita dapat menonton ulang siaran yang sudah pernah disiarkan (sampai satu minggu) yang lalu. Tapi jangan terkejut bila sesekali muncul yang berikut ini, khususnya terkait siaran langsung:
Rasanya sampai disini dahulu ulasan Groovia perdana ini.
Terima kasih sudah mampir. :-)
Saturday, December 1, 2012
Promo Speedy...
Flyer dan Surat yang dibagikan menyatakan promosi berlaku selama 1 tahun :
Banner yang terpasang di batang pohon di sudut jalan yang sempat saya abadikan dan sales yang kami hubungi menyatakan promosi berlaku selamanya :
Banner yang terpasang di batang pohon di sudut jalan yang sempat saya abadikan dan sales yang kami hubungi menyatakan promosi berlaku selamanya :
Mana yang benar ? Kita tunggu saja biar waktu yang membuktikan. :-)
Yang penting, sampai saat ini koneksi ke internet masih sesuai dengan yang dijanjikan.
Untuk Groovia, tunggu bahasan selanjutnya.
Saturday, November 17, 2012
Telkom Speedy
Telkom Speedy ditawarkan dengan promosi yang sangat menarik dilakukan di perumahan tempat saya tinggal :- Telpon Rumah (free abonemen)
- Internet Speedy dengan kecepatan 2 Mbps
- Layanan Groovia TV Free to Air (27 channel)
Biaya berlangganan Rp 125.000/bln selamanya (menurut media promosi luar ruang yang dipasang disekitar rumah dan juga menurut sales yang kami hubungi), tetapi menurut surat penawaran hanya berlaku setahun. Kita tunggu saja biar waktu yang membuktikan mana yang benar.
Ditambah lagi bebas biaya berlangganan bulan pertama.Menarik ? Tentu saja ! Setelah kami membanding-bandingkan dengan internet berlangganan yang lain, akhirnya saya mendaftar.
Formulir berlangganan dibuat tanggal : 5 Nop 2012
Penarikan kabel dilakukan tanggal : 9 Nop 2012
Pemasangan modem dilakukan tanggal : 16 Nop 2012 (selesai sekitar jam 16:30 WIB)
Koneksi ke internet langsung dapat digunakan juga Groovia TV sudah dapat ditonton.
Pengalaman bersama Speedy akan saya muat pada kesempatan lain.
Kesan Awal Speedy
Seperti biasa saya melakukan test kecepatan terlebih dahulu. Ini hasilnya :
Saat mencoba menonton youtube, sungguh mengesankan : setelah loading diawal, seluruh video berjalan tanpa buffering ! Uji coba dengan membuka 5 koneksi sekaligus masih memberikan hasil yang memuaskan.Uji coba download salah satu video yang ada di youtube :
Saat mencoba koneksi ke internet, saya dikejutkan dengan penggunaan Squid Cache.
Karena akses ke internet juga digunakan oleh anak saya, maka saya coba akses ke salah satu situs porno yang paling terkenal untuk mencoba filternya, hasilnya :
Subscribe to:
Posts (Atom)


